Tingkatkan Pengetahuan Hukum Perkebunan Mahasiswa Fakultas Hukum Uniba Penelitian Ke Perkebuanan Apel di Kota Batu Malang.

Saturday, 19 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maklumatnusantara.com, Kota Batu di Jawa Timur selain dikenal sebagai destinasi pariwisata yang menawan, tetapi juga memancarkan potensi luar biara dalam sektor perkebunan Khususnya hortikultura. Apel adalah komoditas unggulan yang mampu memberikan kesejahteraan kepada pekebun dan menjadi tumpuan ekonomi bagi masyarakatnya.sistem pengelolaan kebun apel yang juga dikembangkan sebagai wisata edukasi membuat nilai tambah bagi pekebun untuk mendapatkan keuntungan lebih.

Tertarik dengan konsep yang ditawarkan, 25 mahasiswa fakultas hukum universitas balikpapan melakukan penelitian mengenai sistem pengelolaan yang secara mandiri dikelola oleh para pekebun rakyat di kota batu malang sehingga nantinya konsep tersebut dapat diterapkan kepada masyarakat kaltim saat mahasiswa melakukan kuliah kerja nyata.

“Hari ini kami secara langsung menemui pekebun apel di kota batu malang untuk belajar secara langsung mengenai konsep perkebunan yang juga dijadikan sebagai objek wisata, kami sangat antusias mendengarkan paparan dari pekebun apel tentang strategi pengelolaan lahan perkebunan agar lebih efektif, pada kesempatan ini kami juga menanyakan tentang bentuk perijinan pemanfaatan lahan, hasil produksi, kendala yang dialami dan harapan pekebun menyangkut adanya pengaturan hukum mengenai harga buah – buahan untuk memberikan kepastian harga bagi pekebun agar mampu bersaing dengan buah impor”. Ungkap Hary perwakilan mahasiswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, sebagai ibu kota negara nusantara, wilayah kaltim masih bergantung kepada daerah lain untuk memenauhi kebutuhan konsumsi terutama pada sayur mayur dan buah-buahan. Tidak heran apabila pengiriman bahan makanan yang didominasi dari sulawesi dan jawa terhambat maka harga sayur mayur termasuk buah-buahan akan melambung tinggi.

“Kegiatan ini sangat penting untuk rekan-rekan mahasiswa dalam menambah pengetahuan sektor perkebuan, mempelajari teori diruang kelas saja tidak cukup, mahasiswa harus terlibat langsung bertemu para pekebun guna mempelajari tahap demi tahap yang dilakukan pekebun, dengan begitu mahasiswa lebih mudah mendapatkan pemahaman, nantinya jika mereka KKN sudah memiliki bekal keilmuan yang cukup”. Tambah Rinto Dosen fakultas hukum Uniba.

Berita Terkait

Pendampingan PPID Kabupaten Kutai Barat pada Sengketa Informasi di Komisi Informasi
Hadapi Penerapan KUHP Baru, Darlis Tekankan Sinergi Pemprov–Kejati
Aktivitas Ilegal Masih Terjadi, DPRD Kaltim Soroti Efektivitas Papan Larangan di Bukit Soeharto
Dialog Kebangsaan Yang Digagas DPD IKAL Lemhannas Kaltim Bersama Uniba dan OIKN Menghasilkan Empat Point Rekomendasi Penting
Dosen FH Uniba Kritik Kelalaian Pengelola Grand City: “Developer Harus Bertanggung Jawab Pidana atas Tragedi 6 Anak Tewas”
HMI; Fahutan Unmul Hanya Pencetak Alumni Atau Mencetak Lulusan Siap Bersaing?
Respon Anggota DPD RI Dapil Kaltim Yulianus Henock Soal Demo 28 Agustus di Jakarta
Dudung Abdurrahman Melalui IKABNAS Mengkudeta Ketua Umum DPP IKAL Lemhannas Agum Gumelar

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 20:35 WITA

Pendampingan PPID Kabupaten Kutai Barat pada Sengketa Informasi di Komisi Informasi

Saturday, 13 December 2025 - 20:04 WITA

Hadapi Penerapan KUHP Baru, Darlis Tekankan Sinergi Pemprov–Kejati

Friday, 12 December 2025 - 15:12 WITA

Aktivitas Ilegal Masih Terjadi, DPRD Kaltim Soroti Efektivitas Papan Larangan di Bukit Soeharto

Saturday, 6 December 2025 - 19:20 WITA

Dialog Kebangsaan Yang Digagas DPD IKAL Lemhannas Kaltim Bersama Uniba dan OIKN Menghasilkan Empat Point Rekomendasi Penting

Wednesday, 19 November 2025 - 15:28 WITA

Dosen FH Uniba Kritik Kelalaian Pengelola Grand City: “Developer Harus Bertanggung Jawab Pidana atas Tragedi 6 Anak Tewas”

Berita Terbaru